Favorite films

  • Parasite
  • Ugetsu
  • A Brighter Summer Day
  • Fanny and Alexander

Recent activity

All
  • Four Lions

    ★★★★

  • life, what is it anyway?

    ★★★½

  • Werewolves Within

    ★★★½

  • La Dolce Vita

    ★★★★★

Recent reviews

More
  • life, what is it anyway?

    life, what is it anyway?

    Buat film pertama dari sosok yang mungkin bisa dibilang amatir, Life, What is it Anyway? adalah film yang berhasil menyampaikan atau mengekspresikan curahan hati sang pembuat film, and I think that's enough for me. Karena semua aspek dalam filmnya dibuat oleh satu orang, I can say that the film is really good, diluar ekspetasi saya. I definitely didn't expect this. Indah dan lumayan menyeramkan.

    Musik yang moody berhasil ngeset tone keseluruhan filmnya, mengiringi berbagai shot yang sederhana dan indah, it…

  • Werewolves Within

    Werewolves Within

    ★★★½

    It has catchy concept: Clue meets werewolf story with isolated vibes in the veins of The Thing. This one reminds me a lot to another werewolf movie, The Wolf of Snow Hollow. That one is more like a combination of comedy and some serious horror, while Werewolves Within has more comedic tone and the horror is more like a fun and thrilling rather than scary and serious. So it doesn't have problem in the tone but because of the movie…

Popular reviews

More
  • Tenet

    Tenet

    ★★★★

    "Don't try to understand it. Feel it".

    Sangat berharap Nolan benar-benar mengaplikasikan kalimat tersebut dalam filmnya, sayangnya tidak. Saat Tenet berulang kali menjelaskan aturan mengenai inverted time, saat itulah filmnya terasa melelahkan. Semakin dijelaskan lewat dialog, semakin terlihat memusingkan aturan dalam filmnya. Menurut saya bukanlah suatu hal yang benar-benar penting untuk menjelaskan hal tersebut berulang-ulang, toh penonton juga tidak sebodoh itu. Melihat Tenet bagaikan diajari pelajaran fisika oleh guru yang kurang mahir dalam mengajar. Pertama kali dijelaskan, para murid akan…

  • Mank

    Mank

    ★★★★½

    Mank adalah film mengagumkan yang penuh akan detil Hollywood era 30-an. Bukan sebuah playful throwback seperti beberapa film lainnya (Once Upon a Time in Hollywood atau Hail, Caesar! ) sehingga Mank bukan lah sebuah film yang asik untuk diikuti. Film garapan Fincher ini tidak mencoba untuk merangkul atau membuat nyaman yang melihat, penonton diajak untuk mengamati setiap detil yang dihadirkan dalam kisahnya. Jika penonton tidak ikut berpartisipasi, maka akan kesulitan dalam menikmati film ini dan langsung menganggap filmnya membosankan dan…