Bagaskara

May I have the password please?

Fidelio.

Favorite films

  • Requiem for a Dream
  • Stalker
  • In the Mood for Love
  • Eyes Wide Shut

Recent activity

All
  • Ringu

    ★★★½

  • An Autumn Afternoon

    ★★★★★

  • Smile

    ★★★

  • Enola Holmes 2

    ★★★★

Recent reviews

More
  • Enola Holmes 2

    Enola Holmes 2

    ★★★★

    Enola Holmes 2 kini menceritakan tentang Enola yang telah memulai langkah segar, yakni membuka agensi detektifnya sendiri.

    Hampir putus asa karena tidak ada yang datang untuk meminta bantuan kasus, Enola akhirnya mendapatkan pelanggan pertamanya, seorang anak kecil yang kehilangan seorang kakak.

    Film ini saya dapat katakan berporsi cukup baik dibandingkan film pertamanya, dengan fokus tema kepada detektif, aktivisme, eksploitasi dan kesetaraan gender.

    Enola Holmes 2 menyentil perilaku bos pabrik yang menutupi kenyataan para pekerjanya yang tereksploitasi demi sebuah laba / keuntungan.

  • The Innocents

    The Innocents

    ★★★★

    Dengan prinsip menyukai anak-anak secara utuh dan penuh cinta kasih, seorang perawat anak ditugaskan untuk mengasuh 2 orang anak yatim piatu di sebuah rumah besar di Desa, sesampainya disana, ia merasa ada yang aneh / tidak biasa dengan rumah tersebut, dan nampaknya rumah tersebut dihantui.

    The innocents merupakan film horror fantasi yang melukiskan perihal tema cinta kasih, kepolosan anak-anak dan dengan kepribadian lugu tersebut mereka mudah menerima rangsangan dari entitas eksternal.

    film berjalan cukup lambat dengan pembawaan yang tenang, terdapat…

Popular reviews

More
  • Minority Report

    Minority Report

    ★★★★½

    90

    Film sci-fi dengan pembahasan yang cukup berat mengenai prekognisi dan kemampuannya untuk meramal masa depan disertai dengan bumbu-bumbu aksi, kejar-kejaran dan isu mengenai trauma, ambiguitas moral dan harga diri.

    Damn! Saya tidak menyangka antusiasme netizen letterboxd menilai film ini tidak begitu tinggi, saya sendiri dibuat terpukau oleh kecemerlangan film ini.

    Film memang objek yang subjektif, si a dapat mengatakan film ini bagus dan si b dapat berceracau bagaimana film ini jelek.

    Itulah yang membuat film selalu menjadi wahana yang menarik, sebagai karya yang sifatnya subjektif dinilai dan diulas dengan pengalaman, pengetahuan dan impresi personal yang berbeda dari penonton.

  • Perfect Blue

    Perfect Blue

    ★★★★★

    Tidak mudah merelakan masa kejayaan yang telah berakhir sejak lama, memori yang ditelan waktu kemudian terpancar secara ilusional melalui sosok Mima, yang lebih muda dan berjaya.

    Aku adalah aku! Sebuah pernyataan yang memberikan efek pencerahan secara holistik

    Pada akhirnya, perfect blue adalah sebuah karya yang bisa dibilang hampir sempurna, sesuai dengan judulnya.